Asma dan Pneumonia et Causa Mendaki Gunung
Setahun setelah terbaring di rumah sakit karena mendaki sendirian — on reckless decisions and why I'd do it again.
Hari ini, setahun yang lalu; saya masih terbaring di rumah sakit dengan asma dan pneumonia et causa mendaki gunung. “This is my first hike, and I hike alone”, itu yang saya tulis beberapa hari sebelum. Mrs. Congkak sekali.
Entah apa yang ada di pikiran saya waktu itu. Keputusan untuk mendaki terbentuk begitu saja. Tidak ada hitung-hitungan risk-benefit, tidak ada S-W-O-T. Hari itu saya hanya ingin mendaki, walaupun mungkin gagal sampai di puncak, walaupun seorang diri. Bodoh sekali.
Tetapi tidak pernah — tidak sehari pun, keputusan itu saya sesali.
I conquered you, and you conquered me. I conquered myself, but my lung conquered me.
We’ll meet again soon.