Search

Saya Baru Tahu

Max Havelaar was a novel. Douwes Dekker was an assistant resident. History is written by the victors — and there's so much I still don't know.

broca.id1 min read

Saya baru tahu — walaupun sudah tahu namanya dari SD, bahwa Max Havelaar itu sebuah novel. Saya baru tahu bahwa Douwes Dekker — yang namanya juga saya kenal dari SD, pernah menjadi asisten residen (semacam perwakilan Belanda di tingkat kabupaten) di Indonesia.

Saya baru tahu bahwa sebenarnya di Belanda sana banyak yang tidak tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi di daerah jajahannya; semua laporan yang “jelek” dikubur dalam-dalam di bawah laporan fiktif. Saya baru tahu mental ABS (Asal Bapak Senang) sudah ada sejak jaman Belanda.

Saya baru tahu bahwa sebagian penderitaan masyarakat disebabkan oleh pribumi sendiri — para (maaf) adipati, puri, etc. Saya baru tahu bahwa ada pribumi yang — atas nama Belanda — mengambil harta benda penduduknya begitu saja. Saya baru tahu bahwa ada pemimpin pribumi yang secara ilegal menyuruh warganya bekerja paksa.

Saya baru tahu bahwa sejarah dapat dengan mudahnya diputar dengan pena di tangan sang pemenang. Saya baru tahu bahwa sejarah dengan mudahnya menempatkan Belanda sebagai tokoh antagonis utama, sementara karakter jahat lain lepas dari tuduhan. Saya baru tahu bahwa banyak yang saya tidak tahu.

Jangan bohongi saya lagi.

Apa lagi yang saya tidak tahu?